SPs UMSU~SELANGOR || Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (SPs UMSU) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global sekaligus berkontribusi nyata terhadap penanganan isu lingkungan. Bekerja sama dengan Fakulti Undang-Undang (FUU) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), SPs UMSU sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional bertajuk “Green Campus Initiative: Collaborative Action for Environmental Sustainability and Global Partnership” pada Selasa (30/6/2026).Kamus & Ensiklopedia
Kegiatan aksi hijau yang bertempat di pelataran Kampus FUU UKM, Bangi, Selangor, Malaysia ini diikuti oleh sekitar 30 peserta. Delegasi UMSU terdiri dari jajaran pimpinan Sekolah Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, serta Magister Ilmu Hukum, bersama jajaran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Academic Mobility Program. Dari pihak tuan rumah, hadir pimpinan dan dosen FUU UKM serta mahasiswa yang tergabung dalam Asian Law Students’ Association (ALSA).
Direktur Sekolah Pascasarjana UMSU, Prof. Dr. Triono Eddy, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa aksi penanaman pohon ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Perubahan iklim dan degradasi lingkungan adalah tantangan global yang memerlukan aksi kolaboratif. Melalui penanaman pohon bersama ini, UMSU dan UKM tidak hanya mempererat kemitraan akademik, tetapi juga menyatukan langkah dalam mendukung SDGs—khususnya Penanganan Perubahan Iklim (Tujuan 13), Menjaga Ekosistem Daratan (Tujuan 15), dan Kemitraan Global (Tujuan 17),” ujar Prof. Triono Eddy di sela-sela kegiatan.Klub & Organisasi
Prof. Triono menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dari program internasionalisasi SPs UMSU untuk meningkatkan rekognisi kampus di tingkat regional maupun internasional.
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan mobility mahasiswa dan dosen tidak hanya berdampak pada aspek akademis dan riset, tetapi juga memberikan kontribusi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat luas, termasuk masyarakat internasional,” tambahnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, sambutan pimpinan kedua institusi, penyerahan bibit pohon secara simbolis, hingga penanaman pohon bersama di area kampus FUU UKM. Suasana keakraban antar-mahasiswa kedua negara semakin terasa saat masuk ke sesi pengenalan budaya Malaysia melalui traditional games. Sesi kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan papan komitmen Green Campus, penyerahan sertifikat partisipasi, dan foto bersama.
Melalui kegiatan ini, SPs UMSU dan FUU UKM berharap pohon yang ditanam dapat menjadi simbol persahabatan yang terus tumbuh dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang bagi civitas akademika UKM. Ke depan, agenda pengabdian masyarakat berbasis lingkungan dan kolaborasi internasional ini dirancang untuk menjadi program tahunan guna memperkuat indikator kinerja internasionalisasi kedua perguruan tinggi.(*)
