SPs UMSU~Aceh Tamiang 🔳 Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Peduli Aceh Tamiang Tahap 3 dengan mengadakan kegiatan berbuka puasa bersama sekitar 500 warga di Kota Lintang, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (8/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan takjil, makanan berbuka puasa, serta bingkisan Ramadhan kepada masyarakat. Kegiatan ini mengusung tema “Dukamu adalah Duka Kami juga” sebagai bentuk empati dan solidaritas sosial kepada masyarakat.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur civitas akademika Pascasarjana UMSU, mulai dari tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, dosen, hingga relawan yang bersama-sama terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
Rombongan berangkat dari Kampus Pascasarjana UMSU di Medan sekitar pukul 10.15 WIB menuju Aceh Tamiang. Setibanya di lokasi, para peserta langsung melakukan persiapan dengan mengemas paket konsumsi dan takjil yang kemudian dibagikan kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Suasana kebersamaan tampak saat para relawan membagikan takjil dan paket Ramadhan kepada warga. Selain sebagai bentuk bantuan sosial, kegiatan ini juga menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat pada bulan suci Ramadhan.
Kegiatan turut diisi dengan hiburan musik Islami yang menambah suasana hangat menjelang waktu berbuka puasa.
Menjelang magrib, acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Mahmud Yunus Daulay, S.Ag., M.A, yang mengajak masyarakat dan peserta kegiatan untuk memperkuat nilai-nilai ukhuwah, kepedulian sosial, serta semangat berbagi di bulan Ramadhan.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana UMSU, Prof. Dr. Fajar Pasaribu, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran perguruan tinggi dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan akademik.
“Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat berbagi dan solidaritas kemanusiaan,” ujar Fajar Pasaribu.
Ia menambahkan, keterlibatan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta relawan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Momentum Ramadhan harus menjadi penguat nilai-nilai kemanusiaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Setelah berbuka puasa bersama masyarakat setempat dan melaksanakan shalat berjamaah, rombongan Pascasarjana UMSU kemudian kembali ke Medan pada malam hari.
Aksi Peduli Aceh Tamiang yang digagas oleh Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana UMSU ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen pengabdian sosial civitas akademika kepada masyarakat. (*)
