SPs UMSU~Medan || Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan kuliah umum kepada 1.213 mahasiswa baru Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (SPs UMSU), Sabtu (10/10/2026). Kuliah umum ini mengangkat tema “Transformasi Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif”.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekolah Pascasarjana UMSU tersebut menghadirkan Staf Ahli Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, Pemprov Sumut, Ir. Alfi Syahriza, S.T., M.Eng.Sc., sebagai pemateri.
Tema yang diangkat relevan dengan tantangan pembangunan ekonomi di era digital, terutama dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup pengembangan strategi usaha, perluasan akses pasar, serta peningkatan daya saing produk dan layanan.
Bagi mahasiswa pascasarjana, isu tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk memahami keterkaitan antara perkembangan teknologi, kebijakan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
Kuliah umum ini sekaligus mempertemukan perspektif pemerintahan dan dunia akademik dalam membahas tantangan pembangunan yang membutuhkan dukungan pengetahuan, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor.
Rangkaian acara diawali dengan laporan panitia yang disampaikan Ketua Program Studi Magister Akuntansi, Prof. Dr. Maya Sari, S.E., Ak., M.Si., CA. Selanjutnya, Wakil Direktur SPs UMSU, Assoc. Prof. Dr. Adi Mansar, S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru.
Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan dan bimbingan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Rektor UMSU yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum.
Kehadiran 806 mahasiswa baru dari jenjang magister dan doktor tersebut menjadi bagian dari dinamika pengembangan pendidikan pascasarjana di UMSU.
“Melalui kuliah umum ini, kita harapkan mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai persoalan pembangunan, khususnya pemanfaatan transformasi digital untuk memperkuat UMKM dan mengembangkan ekonomi kreatif,” tuturnya.
Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkaya perspektif akademik sekaligus mendorong lahirnya gagasan dan inovasi yang berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat serta pembangunan ekonomi Sumatera Utara. (*)

